Jangan Ditipu Yang Sia-sia
Jangan Ditipu Yang Sia-sia
"Dan mukmin yang sukses itu adalah mereka
yang dari perkara sia-sia berpaling" Al Mukminun : 3.
Seperti penyapu rumah. Awalnya punya tujuan
membersihkan rumah dengan menyapunya. Ditengah pekerjaan ia mendapati sampah
yang di sapu potongan koran. Iseng, diambil dan dibacanya. Ternyata informasi
tentang cara membuat ramuan hebat. Dan tiba-tiba ramuan itu menjadi sesuatu
yang sepertinya baginya hajat. Datanglah ia ke dapur, memeriksa ramuan yang
diminta. Ternyata tidak semua ada. Keluar ia sebentar mencarinya ke pasar.
Kemudian perjalanan proses membuat ramuan itu begitu mengasikan. Tak di nyana
akhirnya ia kehabisan waktu untuk membersihkan rumah. Dan tujuan pun akhirnya
kandas ditengah jalan karena gangguan yang menyibukan. Saudaraku...apa yang
menyibukan kita dari mencari bekal sukses dunia akherat ?! Apa yang nampak
lebih penting melebihi ikhtiyar dari adzab Alloh kita selamat ?! Apa yang lebih
darurat kita berkutat, melebihi berkutat agar masuk Jannah yang penuh nikmat ?!
Jika perkara yang menyibukkan itu membuat lengah dari perintah Alloh, maka
perkara itu sia-sia. Jika acara yang menyibukkan itu tidak menambah ibadah
kepada Alloh, maka acara itu sia-sia. Jika kegiatan yang menyibukkan itu hanya
berbuah keuntungan dunia tanpa keuntungan akherat, maka kegiatan itu sia-sia.
Diri yang disibukkan dalam ketaatan kepada Alloh, akan terjaga waktunya dari
mendekati kemaksiatan. Karena diri yang tidak sibuk mentaati Alloh berarti
sedang sibuk bermaksiat kepadaNya. Berfokuslah pada tujuan, agar tidak banyak
waktu terbuang. Karena waktu adalah usia, begitu meruginya jika hanya terpakai
dalam hak yang sia-sia. Semoga Alloh menjaga pikiran, hati, sikap, lesan dan
perbuatan kita dari perkara yang sia-sia dan dipalingkan darinya...

0 comments:
Post a Comment